Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Mei 2011

5 Kekuatan Super Hero yang Telah Berhasil Diwujudkan Para Ilmuwan

1. Kemampuan Penglihatan Superman Dalam Menembus Dinding


Camero's Xaver 800, produk yang menggunakan radar gelombang mikro untuk menembus dinding dan proyek pencitraan 3-D dari apa pun yang bersembunyi di balik dinding-dinding.

Menurut perusahaan pembuatnya, alat ini dapat digunakan untuk mencitrakan menembus dinding tua biasa, batu bata tanah liat, blok sinder dan bahkan struktur beton bertulang, semuanya ditembus Xaver 800.

Walaupun seperti Superman, alat ini juga punya punya kryptonite (kelemahan) nya, perangkat ini tidak dapat melihat menembus logam solid.



Perusahaan-perusahaan lain juga masuk ke bisnis visi sinar-X. Fisik Optik Corporation menawarkan perangkat genggam yang disebut LEXID, yang dapat mengungkapkan selundupan tersembunyi di balik tembok, di mobil dan dalam wadah lain






2. Kemampuan Perekat Spiderman Untuk Menempel Pada Dinding


Para ilmuwan telah bekerja untuk mengembangkan perekat sintetis yang meniru cicak selama bertahun-tahun, dan seperti sebuah penemuan sangat dekat untuk menjadi kenyataan, berkat metode baru yang menggunakan plastik untuk membuat struktur mikroskopis serupa.




Dalam semua kemungkinan, ruangan akan menjadi tujuan pertama untuk mencoba perekat kering baru. Saat ini, idenya adalah bahwa teknologi akan membantu robot dalam eksplorasi batas akhir.

Ide ini sepenuhnya masuk akal, bahwa prinsip yang sama pada akhirnya dapat diterapkan untuk menggantikan perekat sehari-hari dimana orang akan mulai terbiasa.



3. Kekuatan Otot Super HULK


Berkley Bionics dan Lockheed Martin Human Universal Load Carrier (HULC) exoskeletons adalah contoh dari inovasi tersebut. HULC, melalui kaki titanium nya, mengubah pemakainya menjadi kuat.


Kaki titanium dipasang ke bingkai backpacklike dengan seperangkat unit tenaga dan mikrokomputer on-board kecil. Salah satu fitur HULC paling mengesankan adalah fakta bahwa ia tidak memerlukan joystick atau mekanisme kontrol manual. Perangkat dapat merasakan gerakan yang dimaksudkan operator, dan bereaksi sesuai keinginan.






4. Kekuatan Neo 'The Matrix' dalam Menghentikan Laju Peluru


IBM mengajukan paten untuk Bionic Body Armor, yang akan menyelesaikan tugas-tugas tersebut, pada awal 2009. Perangkat ini akan memberikan stimuliasi / reflek kejut kepada pemakainya yang pada gilirannya akan menyebabkan gerakan refleksif dalam arah yang berlawanan dari sebuah laju proyektil yang mengancam.




Smart armor ini masih sedang dikembangkan dalam bentuk cairan pelindung tubuh. Satu versi menggunakan cairan magnetorheological (MFS), yang menebal bila terkena medan magnet, dan lainnya menggunakan cairan geser-penebalan (STFs), yang mengeras bila ada stimulasi atau disambar paksa oleh suatu objek.



1. Kemampuan Storm (X-Men) dalam Memanipulasi Cuaca


Di awal tahun 1998 sebuah projek yang bernama HAARP (High Frequency Active Auroral Research Program) dicurigai tengah mengembangkan sebuah senjata pamungkas berdasarkan konsep-konsep "mesin gempa bumi" Nikola Tesla.

Projek ini menurut sebagian kalangan bertanggung jawab terhadap beberapa peristiwa gempa besar, seperti gempa bumi 7,8 skala Richter (SR) di Sichuan China 12 Mei 2008, gempa bumi 7,0 SR di Haiti 12 Januari 2010, dan gempa bumi 8,8 SR di Chile 27 Februari 2010.


Ketika Haiti diguncang gempa bumi berkekuatan 7,0 SR pada 12 Januari 2010 dan menewaskan sekitar 200.000 orang, banyak media massa yang melansir pernyataan Presiden Hugo Chavez kepada surat kabar Spanyol ABC.

Dalam berita disebutkan pemimpin Venezuela itu menuduh AS menyebabkan kehancuran di Haiti dengan menguji coba "senjata tektonik". Media massa Venezuela pun melaporkan bahwa gempa bumi ini mungkin terkait dengan projek yang disebut HAARP, sebuah sistem yang dapat menghasilkan perubahan iklim yang tak terduga dan keras.

Salah seorang pakar dari Phillips Geophysics Lab yang ambil bagian dalam projek HAARP pernah mengungkapkan adanya riset yang diarahkan untuk menciptakan perangkat-perangkat pemicu bencana alam.

Menurut dia, AS pernah menggunakan gelombang elektromagnetik berfrekuensi sangat rendah (extremely low frequency, ELF) yang mampu menembus lapisan tanah dan lautan hingga ratusan kilometer di dalam perut bumi. Melalui modifikasi khusus, gelombang itu mampu menggerakkan lempeng tektonik bumi.

Pembuatan senjata semacam ini memang telah diprediksi sebelumnya. Mantan penasihat keamanan Gedung Putih Zbigniew Brzezinski dalam bukunya "Between Two Ages," menulis, "Teknologi baru akan menyediakan teknik untuk melakukan peperangan rahasia yang hanya membutuhkan sedikit pasukan, seperti teknik memodifikasi cuaca yang dapat menimbulkan badai yang berkepanjangan."

Keberadaan senjata jenis ekologi bukanlah fiksi ilmiah. Seorang pakar kesehatan dan lingkungan bernama Dr. Rosalie Bertell mengonfirmasi bahwa militer AS sedang mengerjakan sebuah sistem pengatur cuaca sebagai senjata potensial.

Metodenya termasuk mengendalikan badai dan mengatur arah penguapan air di atmosfer bumi untuk menghasilkan banjir di tempat tertentu.

Dugaan ini pun diperkuat Marc Fil-terman, mantan pejabat militer Prancis yang mengatakan AS telah memiliki teknologi untuk memanipulasi frekuensi radio untuk melepaskan kondisi cuaca tertentu seperti badai dan topan.

Sumber :
kaskus.us

Robot-Robot Canggih yang Diciptakan Untuk Mengatasi Bencana Radiasi

Di tengah krisis nuklir yang terjadi di Jepang, robot-robot canggih berunjuk gigi dan siap melawan radiasi. Beberapa robot didatangkan khusus dari Australia, Amerika Serikat, dan Perancis guna mengatasi permasalahan terkait reaktor di Fukushima.


1. Monirobo (Monitoring Robot)


Monirobo didesain untuk bekerja di lingkungan dengan level radiasi yang terlalu tinggi bagi manusia. Robot seberat 600 kg ini memiliki lengan manipulator untuk menyingkirkan rintangan dan mengambil sampel.

Selain itu, robot ini juga dilengkapi detektor radiasi, kamera 3 dimensi, serta sensor temperatur dan kelembaban.

Robot setinggi 1,5 meter ini dikembangkan oleh Pusat Keselamatan Teknologi Nuklir Jepang dan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang setelah peristiwa kecelakaan nuklir Tokaimura pada tahun 1999.

Mampu bergerak dengan kecepatan 2,4 km/jam, robot ini memiliki pelindung anti-radiasi yang diperlukan untuk melindungi sensor dan peralatan elektronik yang dimilikinya.



2. Rainbow 5


Robot ini merupakan robot pertama produksi Tokyo Fire Department. Diperkenalkan pada tahun 1986, robot ini sebenarnya merupakan robot penyemprot air dan digunakan saat situasi kebakaran terlalu berbahaya bagi manusia.

Robot ini membantu menyemprotkan air dengan selang sepanjang 800 meter langsung ke kolam bahan bakar bekas di reaktor nomor 3 selama 13 jam.



3. 510 Packbots dan 710 Warriors


Kedua robot tersebut dikembangkan oleh iRobot Corporation of Bedford di Massachusetts. Robot ini bisa bergerak lebih lincah daripada Monirobo.

Keduanya mampu menaiki tangga, bahkan Warrior mampu menarik selang. Kelemahan dua robot tersebut adalah tak memiliki lapisan pelindung radiasi.



4. ERASE, EROS, dan ERELT


ERASE, EROS, dan ERELT adalah robot-robot yang dikembangkan oleh INTRA (Groupe d'INTervention Robotique sur Accidents). Ketiga robot tersebut khusus dirancang untuk mengatasi kecelakaan nuklir.

ERASE memiliki berat 6 ton dan memiliki manipulator hidraulis yang kuat. Adapun EROS dikhususkan untuk operasi di dalam ruangan.

Sementara itu, ERELT merupakan robot radio relay yang bisa dikontrol dari jarak beberapa kilometer. Pengiriman robot ini dibatalkan karena Jepang mengatakan belum memerlukannya.

Sumber :
sains.kompas.com

Qatar Akan Membuat Awan Buatan Untuk Piala Dunia 2022

Walaupun Jepang menawarkan teknologi yang keren untuk Piala Dunia sepakbola 2022, Jepang akhirnya kalah dengan Qatar yang sudah terpilih sebagai tuan rumah untuk World Cup 2022.
Walaupun Jepang menawarkan teknologi yang keren untuk Piala Dunia sepakbola 2022, Jepang akhirnya kalah dengan Qatar yang sudah terpilih sebagai tuan rumah untuk World Cup 2022.


Pertanyaannya, apa yang bisa ditawarkan oleh Qatar sebagai tuan rumah World Cup 2022? Setidaknya para pemain bola tidak akan kepanasan walaupun suhu di Qatar sangat panas.

Qatar berencana membuat sebuah awan buatan (artificial cloud) di stadium sepak bola mereka dimana awan tersebut dikontrol melalui remote control dan bisa bergerak untk menutupi arah sinar matahari supaya stadium selalu dalam posisi yang teduh.

Mirip seperti sebuah balon raksasa yang diisi dengan helium dan menggunakan 4 buah mesin yang menggunakan sinar matahari sebagai sumber energinya.



Biaya pembuatan awan buatan ini mencapai US$ 500.000 (sekitar Rp. 5 milyar) untuk satu unitnya.

Sumber :
otakku.com

Sepeda Pancal Tercepat Di Dunia Dengan Kecepatan 133 km/jam

Normalnya orang bersepeda paling cepat adalah sekitar 50-70 kilometer per jam saja dan kalau membawa sepeda motor kecepatannya hanya 80-120 saja. Tetapi sepeda canggih tercepat di dunia ini mempunyai kecepatan 133 Km/jam, sungguh luar biasa.


Sepeda tersebut diproduksi oleh perusahaan asal Kanada bernama Varna Innovation & Research Corporation. Sepeda tercepat itu dikendarai oleh Sam Whittingham dan di desain oleh Georgi Georgiev.

Ternyata perusahaan ini sudah menjadi langganan pemecah rekor sepeda tercepat hampir setiap tahun dan setiap kategori. Penentuan pemecahan rekor diambil di Battle Mountain, Nevada, USA pada tahun 2009.


Rekor 82.819 mph atau 133,28 km/jam dicetak pada kategori 200m men flying start, yaitu pembalap laki-laki yang menempuh jarak 200 meter dengan start sudah dalam keadaan berjalan dengan kecepatan tertentu dan ketika menyentuh titik start maka pembalap baru diijinkan memacu sepedanya semaksimal mungkin(flying start).

Jika anda suka menonton balap mobil Nascar atau A1 GP, ya mirip-mirip begitu. Rekor tersebut juga telah diakui oleh VIATeC Victoria Canada.


Sepeda ini berbentuk recumbent bicycle yang cara mengendarainya dengan berbaring, kaki selonjor menggenjot pedal dan tangan berada pada handlebar yang sejajar dengan dada atau leher pengemudi. Mirip seperti mengemudi mobil F1.

Karena dibutuhkan aerodinamika yang baik maka sepeda tersebut ditutup dengan fairing berbahan ringan dan berbentuk pipih seperti badan ikan. Bahkan roda juga tertutup hanya meyisakan 1/4 bagian saja yang terlihat.

Walaupun demikian, pengendara tetap bisa meilhat track karena terdapat bahan yang juga ringan namun bening sehingga layaknya kokpit jet tempur.

Sumber :
danish56.blogspot.com

Kereta Terbang Buatan Jepang yang Diklaim Akan Mampu Mengalahkan Hayabusa

Yusuke Sugahara, peneliti dari Tuhoku University, Jepang membuat prototipe kereta terbang pertama di dunia. Ia merancang sebuah lokomotif serupa pesawat yang mampu terbang dengan kecepatan super cepat.

Teknologi ini diklaim selangkah lebih maju dibanding kereta cepat Maglev, yang mengambang akibat memanfaatkan gaya magnet.

http://image.tempointeraktif.com/?id=75651&width=274

Penampilan prototipe kereta terbang buatan Yusuke tak ubahnya seperti pesawat. Lokomotif itu dilengkapi baling-baling dan dua sayap. Teknologi serupa pesawat itulah yang mampu mengangkat badan lokomotif sedikit di atas tanah dengan kecepatan super.

Memang konsep kereta terbang bukan yang pertama kali di perkenalkan di dunia. Sebelumnya ada kerete Maglev (Jerman) yang memanfaatkan elektromagnet kuat. Kini Maglev mampu bergerak dengan kecepatan 360 kilometer perjam.

Urusan kereta cepat kini Jepang memiliki kereta berkecepatan peluru, Hayabusa. Kereta ini mampu melakukan perjalanan kilat secepat kecepatan peluru. Perjalanan sejauh 675 kilometer bisa ditempuh dalam tempo 3 jam 10 menit.

Nah, prototipe kereta terbang buatan Yusuke ini yang digadang-gadang sebagai teknologi masa depan. Meski perlu perbaikan di sana-sini, para ilmuwan Jepang bertekad membuat teknologi baru pengganti kereta peluru yang jauh lebih efisien dan cepat.

Sumber :
tempointeraktif.com