Selasa, 17 Mei 2011

Rekor Penjelajahan Luar Angkasa Selama 50 Tahun Terakhir

Terbangnya kosmonot Yuri Gagarin ke angkasa pada 12 April 1961 memulai misi panjang manusia menembus langit. Gagarin mengorbit selama 108 menit sekaligus melambungkan keinginan manusia untuk menaklukkan luar angkasa.

Selama 50 tahun sejarah penjelajahan luar angkasa, manusia telah menorehkan berbagai rekor. Berikut rekor-rekor tersebut.


1. John Glenn, Manusia tertua di luar angkasa


Senator Amerika Serikat, John Glenn, berusia 77 tahun ketika pesawat ulang-alik Discovery mengantarkannya ke orbit pada tahun 1998. Glen juga memegang rekor sebagai orang Amerika Serikat pertama yang berada di orbit saat ia terbang selama 88 menit pada tahun 1962.


2. Gherman Titov, Manusia termuda di antariksa


Kosmonot Uni Soviet, Gherman Titov, mengorbit di angkasa satu bulan sebelum ulang tahunnya ke-26. Penerbangan tersebut juga menjadikan Titov sebagai orang kedua yang terbang di orbit.


3. Valery Polyakov, Manusia terlama di ruang angkasa secara berturut-turut


Kosmonot Uni Soviet Valery Polyakov menghabiskan waktu selama 438 hari secara berturut-turut ketika berada di stasiun luar angkasa Mir semenjak Januari 1994 hingga 1995.


4. Alan Shepard, Manusia paling singkat di luar angkasa



Alan Shepard pada 5 Mei 1961 mencatatkan diri sebagai manusia paling singkat berada di luar angkasa. Selama penerbangan suborbital, Shepard hanya mengorbit selama 15 menit pada ketinggian 185 kilometer sebelum akhirnya menyentuh Samudera Atlantik. Pada misi berikutnya, Shepard mendarat di permukaan bulan.


5. James A. Lovell, John L. Swigert dan Fred W. Haise : Manusia paling jauh dari bumi


Rekor manusia yang berada pada jarak terjauh dari bumi adalah awak misi Apollo 13. Pada April 1970, James A. Lovell, John L. Swigert dan Fred W. Haise yang berada di dalam modul melayang sejauh 400.171 kilometer dari bumi.


6. Sergei Krikalev, Manusia mengorbit terlama


Kosmonot Uni Soviet, Sergei Krikalev, memegang rekor manusia paling lama di luar angakasa. Catatan menunjukkan Krikalev memiliki "jam terbang" selama 803 hari atau hampir 2 tahun 3 bulan di angkasa. Sementara itu pemegang rekor perempuan dengan "jam terbang" terlama di orbit adalah astronot Peggy Whitson yang berada di luar angkasa selama 376 hari.


7. Stasiun Angkasa Internasional, Wahana paling lama ditinggali di orbit


Rekor ini dipegang oleh stasiun antariksa internasional dan akan terus bertambah. Laboratorium yang merupakan konsorsium belasan negara ini ditempati manusia sejak 2 November 2000


8. Harrison Schmitt and Eugene Cernan, Manusia paling lama tinggal di bulan


Harrison Schmitt dan Eugene Cernan tinggal selama 75 jam atau hampir tiga hari di permukaan bulan. Kedua orang astronot Amerika Serikat ini merupakan awak misi Apollo 17.


9. Cernan, John Young, dan Tom Stafford, Manusia tercepat di luar angkasa


Awak misi Apollo 10 terbang pada kecepatan 39.897 kilometer per jam relatif terhadap bumi dalam perjalanan pulang ke planet asal. Tiga orang astronot menjadi awak misi ini yaitu Cernan, John Young, dan Tom Stafford.


10. Franklin Chang-Diaz dan Jerry Ross, Penerbangan astronot terbanyak


Rekor ini dipegang oleh dua orang astronot Amerika Serikat yaitu Franklin Chang-Diaz dan Jerry Ross. Kedua orang ini mengorbit sebanyak tujuh kali.


11. Anatoly Solovyew, Manusia paling sering melayang di luar angkasa


Kosmonot Rusia Anatoly Solovyew telah melakukan 16 kali melayang di luar wahana yang mengorbit. Secara keseluruhan, Solovyew berada di luar wahana selama 82 jam. Selama itu pula hidupnya terancam dari serpihan bebatuan angkasa yang berseliweran.


12. Jim Voss dan Susan Helms, Manusia terlama melayang di luar angkasa

Jim Voss dan Susan Helms mencatatkan diri sebagai manusia terlama yang melayang di luar wahana dalam sekali penerbangan. Terhitung kedua astronot ini melayang bebas selama 8 jam 56 menit di luar pesawat ulang-alik Discovery sembari mempersiapkan kedatangan modul baru untuk stasiun antariksa internasional.


13. Kongkow Manusia terbanyak di luar angkasa

Sebanyak 13 orang berkumpul di stasiun antariksa internasional pada tahun 2009. Rekor pada angka keramat ini tak pernah terpecahkan hingga sekarang.



14. Perempuan terbanyak di luar angkasa


Pada April 2010, Tracy Caldwell Dyson terbang ke angkasa untuk bergabung dengan astronot Stephanie Wilson dan Dorothu Metcalf-Lindenburger, dan Naoko Yamazaki di dalam stasiun antariksa internasional. Perjumpaan empat perempuan ini mencatatkan rekor sebagai kongkow perempuan terbanyak di luar angkasa.


15. Wahana termahal

Stasiun antariksa internasional tercatat sebagai wahana termahal yang pernah dibuat manusia. Laboratorium ini dibangun dengan biaya mencapai US$ 100 miliar. Setengah wajib pajak Amerika Serikat membayar biaya tersebut.


16. Wahana terbesar

Lagi-lagi stasiun antariksa internasional yang mencatatkan diri sebagai wahana terbesar di luar angkasa. Wahana ini begitu besar, seukuran dengan lapangan sepak bola. Besarnya wahana ini membuat 13 orang pernah berkumpul di wahana ini.

Wahana besar ini juga dapat terlihat dari bumi dengan kecerlangan mampu melampaui tingkat kecerlangan planet Venus.

Sumber :
kaskus.us

Senin, 16 Mei 2011

Ditemukan, Spesies Baru Dinosaurus T-Rex Di Cina


REPUBLIKA.CO.ID, JINAN, CINA - Para ilmuwan Cina mengungkapkan bahwa mereka telah menemukan spesies-spesies baru dari dinosaurus therapoda raksasa di provinsi selatan negeri itu, Shandong. Spesies-spesies baru yang digambarkan keluarga dekat dari Tyrannosaurus rex (T. rex) itu dinamai "Zhuchengtyrannus magnus".

Para pakar peleontologi memastikan spesies-spesies baru itu setelah mendapati rahang atas yang unik menyusul pemeriksaan tengkorak dan tulang rahang yang ditemukan di kota Zhucheng. Tulang kuno ini diperkirakan berpanjang 11 meter dan setinggi 4 meter, dengan berat mendekati 7 ton.

"Kami menemukan dua macam fosil tyrannosaurus di sini dan identitas salah satunya masih belum jelas," kata Xu Xing, peneliti pada Institut Paleontologi dan Paleontropologi Vertebrata, Akademi Sains Cina.

"Kami menamai genus baru ini Zhuchengtyrannus magnus, yang artinya `Raksasa dari Zhucheng` karena tulang belulang ditemukan di Zhucheng," kata Xu.

Tulang belulang purbakala itu beberapa cm lebih pendek dibandingkan tulang belulang serupa pada spesies T. Rex. Sehingga, tak ada keraguan lagi bahwa Zhuchengtyrannus adalah tyrannosaurus besar, kata Xu seperti dikutip Xinhua.

Menurut Xu, Zhuchengtyrannus magnus adalah anggota dari kelompok therapoda spesial yang disebut tyrannosaurines yang ada di Amerika Utara dan Asia sebelah timur selama Periode Cretaceous Akhir yang berumur antara 65 sampai 99 juta tahun.

Semua tyrannosaurus adalah karnivora (pemakan daging), berkaki dua yang umumnya juga memiliki tangan kecil dan tengkorak besar. Diantara keluarga tyrannosaurus, para tyrannosaurines adalah yang terbesar dan memiliki ciri hanya mempunyai dua jari di setiap tangannya dan rahang yang sangat kuat yang bisa mencabik tulang yang digigitnya.

Mereka adalah predator (hewan pemangsa), sekaligus juga pemakan bangkai. Galian fosil di Zhucheng mengandung salah satu dari konsentrasi tulang dinosaurus terbesar di dunia. Setidaknya 10 spesies dinosaurus ditemukan di tiga rangkaian ekskavasi sejak 1960-an, termasuk Tyrannosaurus dan Hadrosaurus.

Video Crop Circle di Cikarang

Awal Mei ini, tersebar berita bahwa ditemukan pola-pola tertentu di kawasan persawahan di kawasan Kota Delta Mas, Cikarang, Jawa Barat. Crop circle Cikarang itu tak menimbulkan kehebohan seperti temuan serupa di Sleman, Januari lalu.

Tapi, akhir pekan kemarin, forum Kaskus diramaikan diskusi seputar video crop circle Cikarang. Keterangan video itu di YouTube menyebutkan gambar diambil dari kamera yang ditempelkan di miniatur helikopter yang dikendalikan dari jarak jauh.



Meski kerap dikait-kaitkan dengan UFO, namun sejumlah crop circle adalah karya seni yang dibuat oleh seniman. Pentunjuk membuat crop cirle pun dengan mudah ditemukan di Internet.

TAMBAHAN:
Lalu, siapa pembuat circle crop di Cikarang itu? Menurut Okezone, itu ternyata properti syuting! Sekarang, sawah di lokasi sudah kembali seperti biasa. "Sudah dipanen. Dulu kan dibayar untuk keperluan syuting," kata Ibu Adi, seorang penjual makanan di dekat lokasi itu.

Penggarap sawah, kata Ibu Adi, dibayar Rp 200 ribu pada 4 Mei lalu, saat syuting itu digelar.

>>Terkait:
Pantau berita crop circle Cikarang di sini.
Cari crop circle Cikarang.

Memilih Buah-buahan yang Manis

Terkadang kita tidak tahu buah seperti apa yang matang dan manis saat berbelanja. Petunjuk berikut akan membantu Anda.

Yang perlu Anda ketahui adalah ciri-ciri kematangan dalam tiap-tiap buah. Ini cirinya seperti dikutip dari Six Wise.

Jeruk

Kematangan jeruk tak hanya bisa dilihat dari warna kulit semata. Terkadang ada juga jeruk yang kulitnya masih kehijauan, namun tingkat kematangannya sudah cukup. Apalagi tak jarang ada beberapa oknum pedagang yang sengaja memberi pewarna pada buah-buah yang dijualnya agar terlihat matang. Lebih baik coba perhatikan tingkat kehalusan kulit jeruk. Semakin halus kulit jeruk dan semakin berat bobotnya, maka semakin matang jeruk tersebut.


Semangka


Tak perlu memotong semangka utuh untuk mengetahui tingkat kematangannya. Sama halnya dengan jeruk,

semakin berat dan halus kulitnya, maka semangka semakin matang. Ciri lain yang bisa di lihat adalah warna kekuningan yang ada di ujung buah semangka. Semakin lebar warna itu, maka semakin

matang buahnya.


Stroberi

mencari stroberi yang matang cenderung lebih mudah. Anda hanya perlu melihat warna merahnya. Semakin tua warnanya maka semakin matang stroberi tersebut. Jangan memilih stroberi yang memiliki warna kehijauan atau kekuningan, karena rasanya pasti masih asam. Jangan

juga memilih stroberi yang terlalu besar, karena biasanya kadar air stroberi itu lebih banyak sehingga rasanya tawar.

Nanas
Selain warna kekuningan, yang menandakan kematangan buah nanas adalah bau harum yang menyerbak dari buahnya. jadi pilihlah nanas yang harum saat membeli.





Mangga

Kematangan mangga tak selalu bisa dilihat dari warna kulitnya. terkadang ada mangga yang sudah matang namun kulitnya masih berwarna hijau tua. Ciri-ciri mangga yang matang adalah daging buahnya yang lebih lembut. Coba tekan kulit mangga saat membelinya, untuk memilih mangga yang matang.

Biasanya, magga yang matang juga mengeluarkan aroma yang harum

Ayo pilah-pilih buah favorit Anda!

Berbagai Anggapan yang Salah Seputar Jerawat

Benarkah makan coklat dan kacang bisa menyebabkan jerawat? Lalu, apakah benar pasta gigi bisa membantu menyembuhkan jerawat? Berikut ini mitos-mitos yang beredar seputar jerawat. Baca lebih lanjut agar Anda tak lagi salah dalam merawat kulit wajah.



1. Jerawat disebabkan oleh debu.
Jerawat muncul akibat pori-pori tersumbat oleh minyak, bakteri, dan sel kulit mati.

2. Makan coklat dan gorengan bisa menimbulkan jerawat.
Sampai saat ini, tak ada penelitian yang bisa menemukan hubungan antara jerawat dengan makanan apa pun. Selama dikonsumsi secara tidak berlebihan, makanan tak akan mempengaruhi jerawat.

3. Jerawat bisa diatasi dengan cara sering-sering mencuci muka.
Cucilah wajah dengan sabun atau pembersih yang lembut, maksimal 3 kali sehari. Terlalu sering mencuci wajah bisa menyebabkan kulit iritasi, dan merangsang kulit untuk memproduksi lebih banyak minyak, sehingga jerawat malah makin meradang.

4. Pasta gigi membantu menyembuhkan jerawat.
Pasta gigi tak mengandung zat apa pun yang bisa mengobati jerawat. Carilah obat yang mengandung benzoyl peroxide atau salicylic acid.

5. Memencet jerawat adalah cara tercepat mengusir jerawat.
Dengan dipencet dan dipaksa pecah, bakteri penyebab jerawat justru akan mudah tersebar ke bagian lain. Apalagi jika tangan yang digunakan untuk memencet jerawat tidak steril. Akibatnya, bukan hanya jerawat bertambah parah, tapi juga akan meninggalkan bekas luka di kulit wajah.

6. Sinar matahari membantu menyembuhkan jerawat.
Paparan sinar matahari bisa menyebabkan iritasi yang membuat jerawat makin parah.

7. Jerawat hanya muncul pada kulit remaja.
Pada usia remaja, hormon dalam tubuh banyak mengalami perubahan. Oleh karena itu jerawat lebih sering muncul pada remaja. Namun timbulnya jerawat bukan hanya dipengaruhi oleh hormon, tapi juga oleh kebersihan diri, pola makan, polusi, stres, dan faktor genetik, sehingga anak-anak maupun orang tua pun masih bisa berjerawat.

Minggu, 15 Mei 2011

Kelinci Raksasa Ditemukan di Spanyol

Kelinci ini akan diusulkan menjadi maskot Pulau Minorca Spanyol.

Pada suatu masa, kelinci bukanlah binatang kecil yang imut, pemakan wortel yang pandai melompat-lompat ke sana kemari.

Sebab, sebuah penelitian yang telah dipublikasikan di Journal of Vertebrate Paleontology baru-baru ini, para peneliti menemukan fosil kelinci raksasa yang besarnya enam kali lebih besar dari kelinci modern yang kita jumpai saat ini.

Seorang pakar paleontologi (ilmu fosil hewan dan tumbuhan) Spanyol bernama Josep Quintana, baru-baru ini berhasil mendapatkan fosil kelinci raksasa yang diberi nama Nuralgus rex, dari sebuah batu di Pulau Minorca, Spanyol.

"Saya butuh empat tahun untuk bisa mendapatkan sampel tulang Nuralgus rex dari batu merah yang keras," ujar Quintana, peneliti dari Institute of Paleontology Barcelona, Spanyol, dikutip dari situs LiveScience.

Quintana harus menggunakan ratusan liter asam asetat, cuka yang berkonsentrasi tinggi untuk bisa menari fosil tengkorak kelinci raksasa ini. Ia memperkirakan, kelinci raksasa ini hidup sekitar 3-5 juta tahun silam.

Kelinci ini memiliki bobot seberat 12 kg, sepasang kaki yang lebih pendek, tulang belakang yang lebih pendek, sehingga ia sulit untuk melompat. "Saya pikir binatang ini seperti seekor kelinci yang dengan kikuk bisa berjalan. Bayangkan seperti seekor berang-berang yang keluar dari air," kata Quintana.

Dengan sepasang mata yang keci, kelinci ini memiliki penglihatan yang kurang tajam. Kelinci ini juga tak memiliki ciri khas kelinci modern lain, seperti telinga yang besar. Oleh karenanya, ia juga memiliki pendengaran yang kurang baik.

illustration of ancient, giant rabbit

Namun demikian, kelinci ini memang tak perlu khawatir dengan predator-predator yang bisa menyantapnya. Kelinci ini hanya bertetangga dengan kelalawar, dormice (binatang pengerat purba), dan kura-kura raksasa.

Berdasarkan cakarnya yang berbentuk melengkung, peneliti percaya bahwa binatang ini adalah penggali yang lihai, dan hidup mengandalkan tanaman umbi-umbian.

"Lebih dari 40 juta tahun terakhir keluarga kelinci diketahui memiliki ukran yang kurang lebih sama dengan kelinci modern. Kini penemuan kelinci raksasa menambahkan khasanah yang ada," kata Mary Dawson, ilmuwan kelinci dari Carnegie Museum of Natural History, Pittsburgh.


Penemuan kelinci raksasa ini memenuhi hukum yang berlaku di pulau itu. Hukum itu menyebutkan bahwa binatang yang besar, semakin lama akan semakin mengecil, karena persediaan makanan semakin menipis, sementara binatang yang kecil justru sering menjadi lebih besar, karena ketiadaan predator.

Ke depan, Quintana akan mengusulkan agar kelinci raksasa ini menjadi maskot untuk pulau Minorca. "Saya ingin agar kelinci raksasa ini menarik para pelajar dan wisawatan untuk berkunjung ke pulau ini," kata dia.

• VIVAnews.com

Ditemukan, Fosil Dinosaurus Langka

“Reptil raksasa terakhir yang ditemukan di sini adalah ichtyosaurus."


VIVAnews - Sejumlah pekerja Suncor, perusahaan pertambangan yang tengah beroperasi di kawasan Fort McMurray, Alberta, Kanada, menemukan fosil dinosaurus langka yang diperkirakan berusia sekitar 110 juta tahun.

Ketika itu, Shawn Funk, operator mesin penggali mendapati gundukan tanah degan tekstur yang aneh dan material membentuk pola seperti berlian. Setelah mematikan mesin, bersama Michael Gratton, supervisornya, ia mengirimkan foto-foto temuan itu ke Royal Tyrrell Museum.

Temuan itu sangat menarik hingga museum mengirimkan ilmuwan dan teknisi ke lokasi. Dan dari penelitian, Donald Henderson, kurator Royal Tyrrell Museum, yakin bahwa kerangka dinosaurus yang utuh tersebut merupakan dinosaurus tertua yang pernah ditemukan di Alberta.

Dinosaurus itu jenis ankylosaurus, spesies dinosaurus darat yang langka dengan tulang berbentuk pelat yang melindungi tubuh.

Seperti diketahui, ankylosaurus merupakan hewan pemakan tanaman berkaki empat, bertulang kuat dan memiliki ekor seperti seperti tongkat yang kemungkinan berguna untuk pertahanan diri.

“Kami belum pernah menemukan dinosaurus di lokasi ini,” kata Henderson, seperti dikutip dari CBC news, 28 Maret 2011. “Berhubung kawasan ini sebelumnya merupakan laut, sebagian besar fosil yang ditemukan merupakan invertebrata seperti kerang dan siput,” ucapnya.

Henderson menyebutkan, reptil laut sudah sering ditemukan sebelumnya di kawasan ini, namun dinosaurus darat bukanlah hal yang lazim.

“Reptil raksasa terakhir yang ditemukan di sini adalah ichtyosaurus, yang ditemukan sekitar 10 tahun lalu,” kata Henderson. “Menemukan ankylosaurus sama sekali tak diharapkan. Bahkan penemuan hewan ini di kawasan lain juga sangat jarang,” ucapnya.

Kabar gembiranya, kata Henderson, fosil yang ditemukan dapat dilihat dalam 3 dimensi. “Kabar buruknya, bebatuan yang menyimpan fosil itu sangat keras,” ucapnya. “Batu itu lebih keras dibanding tulang fosil, dan untuk membongkarnya sangat membutuhkan kehati-hatian,” ucap Henderson.

Uniknya, operator yang menemukan gundukan fosil itu juga baru saja mengunjungi Royal Tyrell Museum pekan sebelumnya.

• VIVAnews.com