Jumat, 04 Maret 2011

Makanan yang Wajib Dikonsumsi untuk Rambut Indah








Tak ada gunanya memakai aneka produk perawatan rambut, jika sel-sel rambut terlanjur rusak. Yang bisa dilakukan adalah merangsang sel-sel baru untuk tumbuh. Salah satunya dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang memiliki nutrisi tepat untuk rambut. Apa saja?

Lain masalah, lain pula nutrisi yang harus dikonsumsi. Berikut daftar nutrisi yang diperlukan rambut, sesuai dengan kebutuhannya, seperti yang dikutip dari Lifescript.

1. Rambut rapuh

Rambut hampir seluruhnya dibangun oleh keratin. Saat jumlah keratin berkurang, otomatis rambut menjadi rapuh. Protein adalah sumber keratin yang paling utama. Konsumsi protein yang cukup akan mengembalikan kekuatan rambut Anda. Sumber protein hewani seperti telur dan ikan adalah pilihan yang baik. Mereka seringkali dikenal sebagai 'sumber protein utuh' karena kandungan asam aminonya.Namun menyantap sumber protein nabati seperti kacang-kacangan juga bisa menjadi pilihan.

2. Ketombe

ketombe adalah masalah rambut yang paling sering ditemui. Munculnya ketombe akan membuat rasa gatal juga kerapuhan pada rambut. Untuk mengatasinya, menkonsumsi omega 3 bisa menjadi solusi. Omega 3 dapat membuat tubuh memproduksi pelembab alami untuk kulit, termasuk kulit kepala. Sehingga kekeringan pada kulit kepala tidak muncul, dan ketombe pun tak akan menjadi masalah.

Omega 3 dapat dikonsumsi lewat telur ayam, atau berbagai jenis ikan seperti mackarel, salmon dan tuna.

3. Rambut rontok

Rambut rontok kadang membuat panik. Jumlah rambut rontok yang terus bertambah akan membuat rambut terlihat makin tipis. Kerontokan rambut bisa diakibatkan karena nutrisi yang ada di tubuh tak bisa sampai secara merata hingga rambut. Hal itu bisa disebabkan oleh kurangnya sel darah merah dalam tubuh. Kekurangan sel darah merah akan membuat oksigen yang bertugas mengantarkan nutrisi ke seluruh tubuh berkurang.

Untuk menambah produksi sel darah merah, konsumsilah makanan yang kaya zat besi. Zat besi alami bisa didapatkan dari aneka sayuran hijau seperti bayam, brokoli, sawi dan masih banyak lagi.

4. Rambut tipis

Diameter rambut yang tipis akan mengakibatkan rambut cepat patah dan rapuh. Untuk mengatasinya, sel-sel rambut harus diperkuat. Vitamin C yang terdapat pada sayuran dan buah dapat membuat rambut lebih tebal dan kuat. Vitamin C dapat membuat rambut menyerap zat besi lebih maksimal. Dengan jumlah zat besi yang cukup, maka rambut juga akan mendapatkan nutrisinya yang maksimal. Sehingga sel-selnya menjadi lebih kuat dan tebal.

5. Pertumbuhan rambut lambat

Anda susah memanjangkan rambut karena pertumbuhannya yang sangat lambat? Itu bisa berarti asupan vitamin B kompleks di tubuh Anda kurang. Vitamin B kompleks terdiri dari folate, biotin vitamin B6 dan B12. Nutrisi-nutrisi itulah yang akan merangsang sel pertumbuhan rambut menjadi aktif. Asparagus, alpukat, kentang hati sapi dan gandum adalah beberapa bahan makanan yang mengandung vitamin B kompleks.

6. Rambut rusak

Rambut rusak karena pemakaian bahan kimia berlebihan (obat keriting, cat rambut, dan lain-lain) serta penggunaan pengering rambut yang berlebihan sering dialami. Untuk mengembalikan keindahannya, kita perlu menyantap bahan makanan yang mengandung mineral-mineral seperti zinc dan copper. Zinc dapat mengembalikan jaringan rambut yang rusak, sedangnkan copper dapat mencegah timbulnya uban.

7. Rambut kering dan kusam

Rambut kering akan membuat penampilannya tampak kusam. Mengembalikan kelembaban alami rambut bisa dilakukan dengan mudah. Cukup konsumsi air putih yang cukup setiap hari. tak hanya rambut yang akan terlihat lebih indah, kulit Anda pun akan terjaga kelembabannya.

Rabu, 02 Maret 2011

Sst.. Ini Dia Resep Panjang Umur yang Sudah Dibuktikan Peneliti


REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK- Pelajaran hari ini: Bergembira lah dan hidup lebih lama! Satu kajian atas lebih dari 160 studi mengenai hubungan antara kondisi positif otak dan seluruh kondisi kesehatan dan umur panjang telah menemukan "bukti jelas dan mendesak" bahwa orang yang lebih gembira menikmati kesehatan yang lebih baik dan hidup lebih lama.

Nyatanya, bukti yang mengaitkan penampilan bergairah dan kenikmatan hidup dengan kesehatan lebih baik dan umur lebih panjang ternyata lebih kuat bahkan dibandingkan dengan kaitan kegemukan dengan berkurangnya usia, demikian isi kajian itu --yang disiarkan Selasa (1/3) di jurnal "Applied Psychology: Health and Well-Being".

"Saya nyaris terkejut, dan tentu saja kaget, untuk menyaksikan betapa konsistensinya data tersebut," kata Ed Diener, pensiunan profesor psikologi di University of Illionis, yang memimpin kajian itu.

Kajian tersebut meneliti delapan jenis berbeda studi jangka panjang dan percobaan pada populasi hewan serta manusia. Misalnya, 5.000 mahasiswa yang diteliti selama lebih dari 40 tahun membuktikan kebanyakan mahasiswa yang pesismisti cenderung meninggal dalam usia lebih muda.

Di laboratorium, semangat positif didapati mengurangi hormon yang berkaitan dengan stress, meningkatkan fungsi kekebalan dan membantu pemulihan jantung setelah orang melakukan kegiatan.

Hewan yang hidup dalam kondisi tertekan seperti kandang yang penuh sesak memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah dan kerentanan lebih tinggi terhadap penyakit jantung, dan mati pada usia lebih muda dibandingkan dengan hewan yang berada di kandang yang tak terlalu penuh penghuni.

Diener menyatakan meskipun dekrit kesehatan saat ini dipusatkan pada kegemukan, merokok, kebiasaan makan dan olah raga, "mungkin sudah tiba waktunya untuk menambahkan 'bergembira lah dan hindari depresi serta kemarahan kronis' pada daftar itu".

Wanita Bertekuk Lutut pada Kucing












wanita dan kucing, pasangan yang klop


Hubungan antara kucing dengan tuannya, khususnya pemilik kucing wanita, bisa begitu erat.

Saking eratnya, hubungan antara keduanya bahkan nyaris menyamai hubungan antara manusia dengan manusia

Menurut sebuah riset yang dipublikasikan di jurnal Behavioural Processes, hubungan kucing dengan pemilik wanita bukan hanya sebatas hubungan ketergantungan binatang untuk memperoleh makanan semata.

Seperti dikutip dari situs Discovery News, dalam riset yang dipimpin oleh Kurt Kotrschal dari Konrad Lorenz Research Station dan University of Vienna, para peneliti merekam interaksi antara 41 kucing dan pemilikinya untuk kemudian dianalisa.

Setiap tindak-tanduk keduanya, baik kucing maupun pemiliknya, diamati dan dicatat. Kepribadian kucing dan pemiliknya juga diuji pada sebuah tes terpisah.

Para ilmuwan menyimpulkan kucing dan pemiliknya saling mempengaruhi satu sama lain, dengan kuat. Mereka seringkali saling mengontrol perilaku masing-masing pihak.

Wanita extrovert dan kucing muda yang aktif merupakan pasangan yang sangat klop. Dalam hubungan ini, kucing tak jarang menunjukkan pertanda yang halus untuk menunjukkan sinyal untuk kontak pertemanan dengan menaikkan ekornya.

Sementara itu, kucing yang mampu menarik banyak kucing lainnya, biasanya akan cenderung menarik wanita, tak peduli apakah kucing itu jantan, atau betina.

"Respon baliknya, kucing akan lebih sering mendekati sang pemilik wanita," kata Manuela Wedl, salah satu anggota tim peneliti dari University of Vienna, kepada Discovery.

Tak hanya itu, kucing juga memegang kendali saat mereka sedang diberi makan, atau diurusi oleh pemilik kucing wanitanya. Ini sangat mirip dengan apa yang terjadi pada hubungan anak kecil dengan orang tuanya. Biasanya, pemilik kucing wanita memiliki hubungan yang lebih intens dengan kucing peliharaannya, daripada pemilik kucing pria.

Kucing ternyata juga akan mengingat kebaikan dari manusia dan akan membalas kebaikan itu. Bila sang pemilik menuruti keinginan kucing, maka kucing itu nantinya akan menuruti keinginan pemiliknya dalam berinteraksi.

"Hubungan antara kucing dan manusia melibatkan ketertarikan mutual, kecocokan kepribadian, keasyikan dalam berinteraksi, permainan, kasih sayang, dan dukungan sosial," kata Dorothy Gracey, anggota tim riset lainnya. (sj)

Selasa, 01 Maret 2011

Mitos Di Balik Gemerlapnya Panggung Oscar



Los Angeles: Academy Awards atau yang lebih dikenal dengan sebutan Oscar Awards memang ajang penghargaan yang selalu ditunggu-tunggu oleh para pelaku dunia perfilman. Tapi tahukah Anda adanya mitos di balik gemerlapnya panggung Oscar Mitos yang paling populer adalah kutukan bagi aktris yang mendapatkan kehormatan untuk menjadi aktris terbaik versi Oscar. Mereka yang mendapatkan gelar aktris terbaik akan kehilangan pasangan hidupnya. Belum jelas asal-usul dan mengapa mitos ini berkembang luas dan ditakuti oleh para aktris yang memegang gelar tersebut.

Namun, banyak aktris yang pernah menyandang gelar tersebut kehilangan pasangan mereka beberapa saat setelah mereka mendapatkan gelar tersebut. Claudette Colbert adalah korban pertama dari kutukan ini. Setelah bertengkar hebat pada malam yang sama setelah ia menerima penghargaan, Colbert dan pasangannya memutuskan untuk mengakhiri hubungan pernikahan mereka di tahun 1938.

Aktris lainnya yang juga merasakan kesadisan kutukan tersebut adalah Bette Davis, Joan Crawford, Jane Fonda, dan Cher yang masing-masing kehilangan pasangan mereka sesaat setelah mereka memboyong pulang piala Oscar. Kate Winslet, Reese Witherspoon, Hilary Swank, Charlize Theron, Halle Berry, Julia Roberts, Gwyneth Paltrow dan Helen Hunt juga turut merasakan getah dari kutukan tersebut.

Akibat banyaknya aktris yang merasakan imbas dari kutukan tersebut, banyak pihak mempertanyakan apakah jawara tahun ini akan turut merasakan efek dari gelarnya saat ini. Pertanyaan-pertanyaan tersebut mungkin akan terjawab dengan kehadiran sang jawara, Natalie Portman yang datang dengan kekasihnya, Benjamin Millipied. Pasangan yang selalu terlihat romantis itu juga tengah menantikan kelahiran anak pertama mereka. (Shine/ARI)

Misteri Migrasi Penyu Laut Terjawab Sudah



Sampai saat ini, bagaimana spesies seperti penyu laut dapat bermigrasi ribuan mil di lautan tanpa petunjuk apa-apa menjadi misteri besar para ilmuwan.

Sebagaimana diketahui, penyu adalah kura-kura laut. Berbeda dengan kura-kura, penyu memiliki sepasang tungkai depan sebagai kaki pendayung. Penyu laut tidak dapat menarik kepalanya ke dalam apabila merasa terancam, berbeda dengan kura-kura. Walaupun seumur hidup berkelana di dalam air, sesekali mereka tetap harus ke permukaan.

Penyu pada umumnya bermigrasi dengan jarak yang cukup jauh dengan waktu yang tidak terlalu lama. Seperti, jarak 3.000 kilometer dapat ditempuh hewan yang bernapas dengan paru-paru itu dalam waktu 58 - 73 hari.

Kini, para peneliti dari University of North Carolina yakin bahwa mereka telah menemukan jawabannya. Penyu tempayan, spesies penyu laut, dapat menentukan garis bujur dengan menggunakan dua set isyarat magnetik, seperti kompas.

Ini adalah kali pertama kemampuan tersebut ditunjukkan dalam migrasi hewan. Penelitian ini pun kemudian langsung dipublikasikan di jurnal Current Biology.

Sebelumnya, sejumlah jenis penyu diperkirakan hanya mampu menggunakan isyarat magnetik untuk menentukan lintang, dan diyakini tidak mampu mengenali garis bujur. Tapi, temuan ini mengejutkan para peneliti ketika mengembangkan suatu metode yang melibatkan kekuatan dan sudut medan magnet Bumi.

"Bagian tersulit dari navigasi terbuka di laut bebas adalah menentukan posisi bujur dan arah timur-barat," kata Nathan Putman yang bertindak sebagai kepala riset. Dikutip VIVAnews dari BBC, Jumat 25 Februari 2011.

"Membutuhkan waktu berabad-abad untuk mengetahui garis bujur dalam perjalanan panjang mereka di laut," tandasnya. Namun, bagi penyu tempayan, migrasi ini harus ditempuh ketika mereka sampai ke laut dari sarang mereka di pinggir pantai. Saat mencapai pantai, tiap penyu kecil akan melewati kursus singkat untuk berenang di laut terbuka.

Bagaimana peneliti mengetahui bahwa penyu dapat mengenali garis bujur dengan isyarat medan magnet?

Peneliti membawa sejumlah penyu tempayan yang ditangkap dari laut Florida. Mereka ditempatkan di dalam wadah air melingkar dan ditambatkan sistem pelacakan elektronik untuk memantau arah berenangnya.

Para penyu kemudian dikenakan isyarat medan magnet yang direplikasikan di dalam kolam. Kedua isyarat itu ditempatkan di dua lokasi berbeda dengan pada garis lintang yang sama, namun di garis bujur yang berbeda sepanjang rute migrasi mereka.

Penyu tempayan bereaksi untuk tiap-tiap medan magnet dan berenang ke arah yang mereka tuju. Dalam kenyataan, arah itu sesuai dengan rute migrasi yang membentuk lingkaran. Dengan demikian, para peneliti menyimpulkan bahwa penyu dapat menentukan informasi bujur menggunakan medan magnet.









Nyamuk dapat selalu menemukan manusia dari baunya



Nyamuk selalu saja dapat menemukan kulit manusia untuk digigit, menyebabkan gatal atau bahkan menyebarkan penyakit.

Ternyata menurut penelitian terbaru, hal ini disebabkan oleh aroma khas yang keluar dari tubuh manusia yang membuat nyamuk berselera.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh trio ilmuwan Renate Smallegange, Niels Verhulst dan Willem Takken, dilansir dari laman Live Science, aroma khas yang terdapat di kulit manusia berbeda dengan aroma yang keluar dari tubuh mamalia maupun binatang manapun di dunia.

Hal ini, antara lain disebabkan oleh komposisi unik yang terdapat pada kelenjar bau manusia yang menimbulkan efek anthropophilic. Anthropophilic adalah kesukaan kepada manusia, dalam hal ini kegemaran nyamuk menghisap darah manusia.

Menurut penelitian tersebut, manusia memiliki tiga tipe kelenjar pada kulit. Kelenjar Sebaceous, kelenjar yang banyak terdapat di wajah dan kepala. Kelenjar Eccrine, kelenjar yang keluar dalam suhu tertentu, dan kelenjar aprocine, kelenjar bau yang ditemukan di ketiak dan wilayah sekitar kelamin.

Kelenjar aprocine inilah yang membedakan antara bau manusia dengan bau mamalia lainnya. Kelenjar ini banyak mengandung molekul yang dinamakan asam carboxylic, yang tidak dimiliki mamalia lainnya. Kelenjar inilah yang dalam penciuman nyamuk sangat menggiurkan dan membangkitkan selera.

“Jika kau berada di ruangan penuh dengan sapi, nyamuk akan tetap menemukanmu dan menggigitmu. Nyamuk tidak pernah menggigit binatang lainnya,” ujar peneliti nyamuk di Universitas Vanderbilt, Tennesse, Amerika Serikat, Laurenca Zwiebel.

Hal inilah, ujar Zwiebel, yang mendasari perusahaan pemroduksi anti nyamuk membuat berbagai lotion dengan wewangian yang dapat membuat nyamuk jijik.

Ditemukan, Dinosaurus dengan Tendangan Maut










Brontomerus mcintoshi, dinosaurus dengan tulang kaki terbesar.


Satu spesies dinosaurus baru, yakni Brontomerus mcintoshi telah dipublikasikan di jurnal Acta Palaeontologica Polonica. Oleh penemunya, dinosaurus ini disebut juga sebagai ‘thunder-thighs’ karena memiliki otot paha yang sangat kuat.

Brontomerus, anggota dari dinosaurus sauropod yang memiliki leher panjang seperti Diplodocus dan Brachiosaurus kemungkinan menggunakan otot pahanya yang kuat sebagai senjata untuk menendang lawannya. Kemungkinan lain, otot itu bermanfaat untuk membantu mereka berjalan jauh atau berjalan di medan yang sulit.

Diperkirakan, hewan ini hidup sekitar 110 tahun lalu, selama Early Cretaceous Period dan kemungkinan harus berseteru dengan pemangsa yang ganas seperti Deinonychus dan Utahraptor.

Dua fosil Brontomerus mcintoshi, satu fosil dewasa dan satu fosil anak berhasil diamankan oleh peneliti ke Sam Noble Museum, di Amerika Serikat. Menurut para paleontologist, fosil yang lebih besar merupakan fosil induknya yang diperkirakan memiliki panjang 14 meter dan bobot seberat 6 ton. Adapun fosil anaknya, diperkirakan memiliki bobot tubuh seberat 200 kilogram dengan panjang 4,5 meter.

Peneliti mengamati genus baru itu berdasarkan tulang bahu, pinggul, rusuk, tulang belakang, dan beberapa bagian yang belum berhasil diidentifikasi. Tulang-tulang itu digunakan untuk mengidentifikasi fitur unik Brontomerus, khususnya bentuk ilium (tulang pinggul) yang dalam kasus Brontomerus, berukuran luar biasa besar dibanding dengan milik dinosaurus serupa.

Tulang lebar dan berbentuk pipih itu maju hingga ke depan dudukan pinggul, menyediakan kawasan yang luas untuk menampung otot. Bentuk tulang itu mengindikasikan bahwa hewan tersebut kemungkinan memiliki otot kaki terbesar di antara seluruh dinosaurus di keluarga sauropod. Otot itu tercermin dari nama Brontomerus atau “thunder-thighs”dalam bahasa Inggris.

Adapun nama mcintoshi dipilih untuk menghormati John ‘Jack’ McIntosh, seorang fisikawan asal Wesleyan University, Amerika Serikat yang juga merupakan paleontologist lepas.

“Brontomerus mcintoshi merupakan penemuan yang sangat menarik bagi kami,” kata Mike Taylor, peneliti dari Department of Earth Sciences, University College London, seperti dikutip dari Science 2.0, 28 Februari 2011. “Saat kami mendapati bentuk aneh dari pinggulnya, kami memikirkan apa fungsinya, namun kami menyimpulkan bahwa untuk memperkuat tendangan merupakan manfaat yang paling memungkinkan,” ucapnya.

Taylor menyebutkan, tendangan Brontomerus kemungkinan digunakan saat dua pejantan bersaing untuk memperebutkan seekor Brontomerus betina. Namun melihat mekanisme tulang yang ditemukan, tidak mustahil jika tendangan Brontomerus digunakan sebagai tendangan ‘maut’ untuk mempertahankan diri dari serangan predator yang bermaksud memangsanya.